Lompat ke isi utama
x

Workshop Evaluasi Diri, Visi, Misi dan Kurikulum D3 Perpajakan FEB Unsyiah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah mengadakan Workshop Evaluasi Diri, Visi, Misi dan Kurikulum Prodi D3 Perpajakan pada Rabu (08/08/2018) di Ruang KPMG. Dr. Ir Suhendrayatna, M.Eng dan Dr. Sofia, M.Sc diundang sebagai narasumber pada kegiatan ini.

 

Acara dibuka oleh Wakil Dekan II, Ridwan, SE, MM, dihadiri oleh sebanyak 30 orang. Menghadirkan peserta dari perwakilan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Aceh, Kasi pelayanan kantor pelayanan pajak pratama banda aceh, perwakilan dari perguruan tinggi, Holcim Indonesia, alumni D3 perpajakan, konsultas pajak, dan civitas akademika FEB Unsyiah.

 

Ketua program studi yang juga sebagai Ketua panitia, Dr. Nuraini A, SE, M.Si.Ak, menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai persiapan akreditasi prodi yang sudah mendekati masa habis berlaku. Saat ini, prodi D3 perpajakan sedang dalam tahap persiapan akreditasi dan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peninjauan relevansi visi misi dan evaluasi kurikulum.

 

20180808

 

Dr. Ir. Suhendrayatna, M.Eng dalam materi nya menyampaikan dasar-dasar penyusunan visi misi suatu program studi yang harus jelas dan sejalan dengan institusi pengelolanya, dalam hal ini universitas dan fakultas. Lebih lanjut visi juga memberikan gambaran tentang masa depan yang dicita-citakan untuk diwujudkan dalam kurun waktu yang tegas dan jelas. Terkait dengan visi D3 Perpajakan Unsyiah, diharapkan rancangan visinya dapat mengacu kepada inovatif, mandiri, terkemuka (IMT) dan Asia Tenggara dengan capaian 2026 sebagaimana kata kunci yang tersirat dalam visi Unsyiah. Beliau juga memaparkan pengalamannya dalam menyusun visi yang terstruktur berupa mekanisme yang dapat dilakukan dalam menyusun visi Program Studi yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi Program Studi D3 Perpajakan dalam menyusun visinya ke depan.

 

Sedangkan Dr. Sofia, S.Si, M.Sc membahas tentang evaluasi kurikulum dan mekanisme serta tahapan pemutakhiran kurikulum. Beliau menyampaikan perkembangan kurikulum harus mengikuti panduan dari Kemenristekdikti yang diuraikan didalam Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015. Evaluasi kurikulum juga perlu disesuaikan dengan perkembangan saat ini yang sedang menghadapi revolusi 4.0.

 

Keterlibatan stakeholder pada acara ini sangat membantu dalam mendapatkan masukan visi, misi, dan kurikulum. Diskusi juga membahas tentang undang-undang terbaru terkait perpajakan, isu terkini dari perpajakan, rencana kerjasama dalam rangka pembentukan tax centre, konten mata kuliah. Stakeholder juga memberi peluang untuk kerjasama dalam hal kelas pajak, informasi job training di Banda Aceh dan Aceh Besar. Tax centre akan dilengkapi dengan booth property dan computer. Harapan dari kegiatan ini adalah pemutkahiran informasi yang ada dan pengembangan konten keilmuan. (so)