UNSYIAH LP3M 001

Universitas Syiah Kuala

  • 2016.06.16.JPG
  • 2016.06.20.JPG
  • 2016.08.10.JPG
  • 2016.08.23.JPG
  • 2016.08.29.JPG
  • 2016.09.20.1.JPG
  • 2016.09.20.2.JPG
  • 2016.10.19.JPG
  • 2016.10.25.JPG
  • 2016.10.27.JPG
  • 2016.10.28.JPG
  • 2016.11.10.JPG
  • 2016.11.14.JPG
  • 2016.11.17.JPG
  • 2017.01.03.JPG
  • 2017.04.03.jpg
  • 2017.04.27.jpg
  • 2017.05.04.JPG
  • 2017.05.18.JPG
  • 2017.05.19.JPG

Workshop Penyusunan Borang Program Studi Melalui SAPTO

20170518

LP3M Unsyiah kembali mengadakan Workshop Penyusunan Borang, pada Kamis (18/05/2017) di Ruang Balai Senat Biro Rektor Unsyiah. Workshop Penyusunan Borang tahun ini mendiskusikan tentang penerapan SAPTO dalam proses akreditasi/re-akreditasi. Workshop kali ini mengundang sebanyak 35 perwakilan prodiyaitu prodi yang berakreditasi C (prodi lama dan prodi baru) juga prodi-prodi yang akan habis masa berlaku akreditasinya di tahun 2018.

SAPTO (Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online) yaitu sistem yang dikembangkan oleh BAN-PT untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses akreditasi perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh BAN-PT. Dalam sistem SAPTO, Perguruan Tinggi berperan sebagai entitas yang mengajukan usulan akreditasi baik untuk akreditasi perguruan tinggi maupun akreditasi program studi. Dalam artian sekarang ini pengajuan akreditasi/re-akreditasi prodi tidak lagi dilakukan dengan mengirimkan dokumen (borang) ke BAN-PT namun dipermudah dengan mengunggah dokumen secara online pada SAPTO.

Wakil Rektor I, Dr Hizir, berharap melalui workshop ini prodi akan mengerti bagaimana sistem SAPTO dan proses pengajuan akreditasi. “Untuk prodi-prodi yang akan mengajukan re-akreditasi, semoga bisa memperoleh akreditasi terbaik. Dan bagi prodi prodi yang masih berakreditasi C, baik prodi lama atau prodi baru agar segera melakukan akreditasi secepatnya. Kita berharap prodi berakreditasi C tidak ada lagi di Unsyiah, mengingat sekarang Akreditasi Unsyiah adalah A”, ungkap Dr Hizir.

Dalam sistem SAPTO, setiap Perguruan Tinggi diberikan 1 akun menggunakan Kode Perguruan Tinggi yang terdaftar pada PD-Dikti. Akun tersebut digunakan untuk mengajukan akreditasi yang berada di lingkungan Perguruan Tinggi tersebut. Dalam hal ini akun SAPTO Universitas Syiah Kuala dipegang oleh LP3M. Sehingga proses penunggahkan dokumen dilakukan melalui LP3M Unsyiah. Adapun pengajuan akreditasi/re-akreditasi ini tidak ada perbedaan instrumen akreditasi.

Ketua LP3M, Dr Marwan, mengatakan sejauh ini beberapa prodi berakreditasi C sudah mengajukan proses akreditasi, dan sisa nya akan diselesaikan secepatnya dalam tahun ini. “Prodi-prodi yang akan habis masa berlaku pada tahun 2018 mendatang agar bisa segera mengajukan re-akreditasinya. Untuk proses pengajuan dalam tahun 2017 ini, dikatakan bahwa instrumen akreditasi masih mengikuti instrumen biasanya. Namun jika pengajuan dilakukan pada tahun 2018 kedepan, makan instrumen akreditasi bisa berubah sesuai keputusan BAN-PT”, jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menyusun dokumen Evaluasi Diri dan Borang sehingga bobot borang sesuai dengan standar BAN-PT. Dalam kegiatan ini, LP3M menghadirkan 2 pemateri yang merupakan asesor BAN-PT, Dr Marwan yang membahas tentang Standar 1-3-5-7 dan Dr drh Rinidar MKes yang membahas tentang Standar 2-4-6. (kh)

 

Hal-hal yang berkaitan dengan Proses Pengajuan Akreditasi dan Penggunaan SAPTO, dapat dilihat pada surat-surat BAN-PT berikut :

Nomor 335/BAN-PT/LL/2017 tentang Pelaksanaan Akreditasi Tahun 2017,

Nomor 1041/BAN-PT/LL/2017 tentang Penerapaan SAPTO,

Nomor 1812/BAN-PT/LL/2017 tentang Pengusulan Aktreditasi Menggunakan SAPTO,

Nomor 2914/BAN-PT/LL/2017 tentang Pemindahan Usulan Akreditasi Melalui SAPTO,

Atau bisa mengunjungi Website BAN-PT : https://banpt.or.id/