UNSYIAH LP3M 001

Universitas Syiah Kuala

  • 2016.06.16.JPG
  • 2016.06.20.JPG
  • 2016.08.10.JPG
  • 2016.08.23.JPG
  • 2016.08.29.JPG
  • 2016.09.20.1.JPG
  • 2016.09.20.2.JPG
  • 2016.10.19.JPG
  • 2016.10.25.JPG
  • 2016.10.27.JPG
  • 2016.10.28.JPG
  • 2016.11.10.JPG
  • 2016.11.14.JPG
  • 2016.11.17.JPG
  • 2017.01.03.JPG
  • 2017.04.03.jpg
  • 2017.04.27.jpg
  • 2017.05.04.JPG
  • 2017.05.18.JPG
  • 2017.05.19.JPG

PUDIK Adakan FGD Evaluasi pengelolaan MKU Unsyiah

20171005 01

Pusat Pengembangan Pendidikan (PUDIK), LP3M Unsyiah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Internal Program MKUdengan berbagai komponen yang terlibat dalam proses pengelolaan dan pengajaran Mata Kuliah Umum (MKU) di lingkungan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). FGD ini bertujuan untuk mengumpulkan berbagai kendala dan pencapaian yang dialami dan diraih selama beberapa tahun belakangan ini. Acara ini dilaksanakan pada Kamis (5/10/2017) bertempat di Ruang Balai Senat Unsyiah.

Dalam pelaksanaan FGD ini, masukan dari berbagai stakeholders dikumpulkan dan dicari solusi alternatif untuk mencapai tujuan akhirnya yaitu membentuk pengelolaan dan pengajaran yang efektif. Di awal acara ini Dr. Muazzin, SH, MH, Kepala MKU, menyatakan bahwa kualifikasi dosen yang mengajar di MKU minimal berpendidikan S2. “Pengajar pada mata kuliah umum yang kami kelola ini, semuanya berpendidikan minimal S2, S3 dan bahkan ada yang sudah bergelar guru besar atau Professor. Jadi dapat dipastikan, tidak ada lagi isu yang menyatakan bahwa ada guru dari sekolah yang mengajar di MKU”, ujarnya.

Dr. Abrar Muslim, MT berpendapat bahwa fasilitas MKU perlu diperhatikan. “ Kami yang mengajar di MKU sangat menyedihkan karena minimnya fasilitas yang dibutuhkan dalam proses pengajaran misalnya terbatasnya infocus, mikrofon, AC dan tirai jendela” tuturnya. Lebih lanjut Abrar mengharapkan hasil evaluasi ini dapat diteruskan kepada pihak rektorat.

Dr. Marwan, Ketua LP3M menyampaikan kepada semua audiens bahwa semua hasil diskusi ini akan ditampung dan disampaikan pada pihak pimpinan untuk mendapatkan tindak lanjutnya. “Pada pertemuan FGD ini, kami berperan menampung berbagai informasi penting dari audiens yang hadir. Nanti kami akan analisa semua informasi ini untuk mendapatkan tindak lanjut dari pimpinan”, tutupnya.

dr. Nur Wahyuniati, M.Imun, mengatakan bahwa pihak pimpinan universitas perlu memberi dukungan semaksimal mungkin untuk memperoleh kesan yang baik dari para mahasiswa. “Unsyiah harus mengupayakan pengelolaan MKU seoptimal mungkin karena MKU merupakan paparan pertama sekali mahasiswa baru terhadap sistem pembelajaran di Unsyiah. Baik atau buruknya kesan yang didapatkan mahasiwa baru saat pembelajaran MKU akan menjadi image branding pertama yang terpatri di alam bawah sadar mahasiswa, ujarnya.

Suasana FGD yang dilaksanakan oleh PUDIK yang dimotori oleh Dr. Iskandar Abdul Samad, MA, berjalan baik sesuai dengan harapan panitia pelaksana. Hadir di acara ini Ketua LP3M, ketua dan staf MKU dan para dosen pengampu mata kuliah MKU. Acara ini dibuka oleh ketua LP3M, Dr. Marwan dan ditutup oleh Ketua PUDIK, Dr. Sofia, M.Sc. (bill)