UNSYIAH LP3M 001

Universitas Syiah Kuala

  • 2016.06.16.JPG
  • 2016.06.20.JPG
  • 2016.08.10.JPG
  • 2016.08.23.JPG
  • 2016.08.29.JPG
  • 2016.09.20.1.JPG
  • 2016.09.20.2.JPG
  • 2016.10.19.JPG
  • 2016.10.25.JPG
  • 2016.10.27.JPG
  • 2016.10.28.JPG
  • 2016.11.10.JPG
  • 2016.11.14.JPG
  • 2016.11.17.JPG
  • 2017.01.03.JPG
  • 2017.04.03.jpg
  • 2017.04.27.jpg
  • 2017.05.04.JPG
  • 2017.05.18.JPG
  • 2017.05.19.JPG

Workshop Evaluasi dan Implementasi Kurikulum KKNI 2016 Universitas Syiah Kuala

20171106

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah bekerjasama dengan PIU 7in1 menggelar Workshop Evaluasi dan Implementasi Kurikulum KKNI 2016 bertempat di Gedung Flamboyan AAC Lantai 2 pada Senin (06/11/2017). Workshop ini menghadirkan pemateri dari Kemenristekdikti,  Ir. Ridwan, M.Sc (Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi) dan Guru Besar Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd.

Workshop Evaluasi dan Implementasi Kurikulum KKNI ini merupakan kelanjutan dari Workshop Pembekalan Observer Monitoring dan Evaluasi Kurikulum dan Pembelajaran yang telah dilaksanakan pada tanggal 27/10 sebelumnya. Workshop ini bertujuan untuk menindaklanjuti proses berjalannya kurikulum KKNI yang telah berjalan selama satu tahun di Unsyiah.

Seperti yang diketahui, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI mengeluarkan peraturan baru tentang kurikulum perguruan tinggi yaitu Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Standar Nasional ini bertujuan untuk menjamin agar proses pembelajaran pada program studi mencapai mutu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, yaitu dengan Penerapan Kurikulum KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) sebagai kurikulum di Perguruan Tinggi yang berbasis pada capaian pembelajaran.

Merujuk pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi Pasal 5 tentang standar kompetensi lulusan, lulusan harus memiliki 3 karakter utama yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ketiga karakter tersebut merupakan rumusan capaian pembelajaran. Maka dari itu, standar isi pembelajaran dan proses pembelajaran harus ditingkatkan sebaik mungkin.

“Unsyiah mulai menerapkan kurikulum KKNI sejak September 2016. Setelah berjalan selama 1 tahun, sekarang saatnya kita evaluasi prosesnya”, ungkap Dr Hizir pada acara pembukaan.

Para undangan yang dilibatkan dalam kegiatan ini yaitu para Wakil Dekan I semua fakultas di lingkungan Unsyiah, para observer dan para dosen yang dimonev pada kegiatan monev kurikulum dan pembelajaran sebelumnya. (kh)